Apresiasi terhadap Alat Musik Daerah (Seni Musik VIII/1) Part 2

 


B. Memainkan Alat Musik Tradisional secara Perorangan

1. Memainkan Alat Musik Pukul Tidak Bernada

a. Jenis Alat Musik Pukul Tidak Bernada

    Contohnya ceng-ceng, rebana, dol, bedug, dan tifa.

b. Teknik Memainkan Alat Musik Pukul Tidak Bernada

    Cara dipukul dengan tangan kosong maupun dengan bantuan stik atau alat pukul.

c. Area Pukul Menentukan Bunyi yang Dihasilkan

    Membranophone jika dipukul di bagian tengah membran akan menghasilkan suara yang berat dan besar atau lebih low (bas). Jika dipukul pada bagian pinggir membran akan menghasilkan suara yang lebih ringan dan tipis atau lebih high (alto).

2. Memainkan Alat Musik Pukul Bernada

a. Jenis Alat Musik Pukul Bernada

    Contohnya demung, peking, gong, kolintang, dan calung.

b. Teknik Memegang Stik

    Teknik pertama, perhatikan titik tumpu posisi memegang stik tidak terlalu di tengah ataupun ujung stik. Genggaman tidak dianjurkan terlalu erat agar stik tetap dapat terpantul secara natural.

c. Teknik Meredam atau Memotong Resonansi Bunyi

    Teknik meredam atau memotong bunyi ini dapat dilakukan dengan memegang bilah instrumen setelah dipukul, ataupun dengan cara menempelkan stik bilah instrumen tersebut.

c. Area Pukul pada Alat Musik Pukul Bernada

    Semua alat musik pukul bernada memiliki area pukul dengan kualitas bunyi terbaik di bagian titik tengah dari badan alat tersebut.

Baca Juga:

Apresiasi terhadap Keragaman Lagu Daerah (Seni Musik Kelas VIII/1) Part 1

Apresiasi terhadap Keragaman Lagu Daerah (Seni Musik Kelas VIII/1) Part 2


C. Memainkan Alat Musik Tradisional secara Berkelompok

1. Mengenal Ansambel Musik Tradisional Indonesia

a. Ansambel Gordang Sambilan (Sumatra Utara)

1) Fungsi Musik Gordang Sambilan

Gordang sambilan pada upacara adat perkawinan dinamakan Orja Godang Markaroan Boru. Sedangkan pada upacara kematian, gordang sambilan dinamakan Orja Mambulungi. Pada hakikatnya fungsi dan kegunaan gordang sambilan tidak berubah.

2) Bahan Gordang Sambilan

Gordang sambilan terbuat dari kayu yang dilubangi salah satu ujung lobangnya. Ujung yang lain ditutup menggunakan membran yang terbuat dari kulit lembu.



b. Ansambel Calung (Jawa Barat)

1) Fungsi Musik Calung

   Awal mulanya, calung dipentaskan untuk mengiringi upacara-upacara adat sebagai ritual perayaan masyarakat Jawa Barat.

2) Bahan Dasar Calung

  Calung termasuk instrumen musik bambu. Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), tetapi ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).

3) Teknik Memainkan Calung

    Cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu). Ruas-ruas bambu tersebut tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la).

c. Ansambel Gambang Kromong (Betawi)

    Gambang kromong adalah sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong, tehyan, dan kongahyan. Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan kromong. Bilahan gambang yang berjumlah 18 buah, biasa terbuat dari kayu suangking, huru batu, manggarawan atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya apabila dipukul. 

    Kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi, berjumlah 10 buah (sepuluh pencon).

    Orkes gambang kromong merupakan perpaduan yang serasi antara unsur-unsur pribumi dengan unsur Tionghoa.

d. Ansambel Kolintang (Minahasa, Sulawesi Utara)

1) Instrumen pada Ansambel Kolintang

    Pertunjukan musik kolintang lengkap berjumlah 9 buah. Namun, untuk kalangan profesional, cukup 6 buah alat sudah dapat memainkan secara lengkap.

2) Teknik Memainkan Kolintang

a) Pemukul nomor satu selalu di tangan kiri.

b) Pemukul nomor dua dipegang tangan kanan (antara ibu jari dengan telunjuk).

c) Pemukul nomor tiga dipegang tangan kanan (antara jari tengah dengan jari manis).

Posting Komentar untuk "Apresiasi terhadap Alat Musik Daerah (Seni Musik VIII/1) Part 2"